Perlindungan HKI terhadap Merek Dagang “PS Glow” (Analisis Putusan Nomor 2/Pdt.Sus.HKI/Merek/2022/PN.Niaga Sby)

Authors

  • Amelia Cahaya Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya
  • Kristina Dwi Wulan Asri Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya
  • Witta Dewi Mustika Takarsi Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya
  • Ribka Sekar Arumbi Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya

Keywords:

perlindungan, merek, dagang, kosmetik

Abstract

Persaingan dalam perdagangan membuat beberapa perusahaan mengambil langkah yang tidak sesuai hukum seperti peniruan terkait kemasan, logo, dan segala sesuatu yang terikat dalam produk. Seperti kasus dalam Putusan Pengadilan Nomor 2/Pdt.Sus.HKI/Merek/2022/PN.Niaga Sby. yang membahas persoalan sengketa merek dagang khususnya dibidang kosmetik, yakni sengketa merek kosmetik PS Glow dengan MS Glow. Merek kosmetik PS Glow digugat telah melakukan itikad tidak baik dan tidak jujur, karena telah membonceng, meniru dan menjiplak ketenaran merek MS Glow dan MS Glow For Men yang telah lebih dulu terdaftar. Penelitian ini menggunakan metode yudiris normatif dengan pendekatan statute approach  (perundang-undangan) dan case approach (pendekatan kasus). Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana perlindungan Hak Kekayaan Intelektual terhadap hak merek dagang PS Glow. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perusahaan harus melakukan pendaftaran merek dalam ruang lingkup bisnis (bidang/jenis produk) karena sangatlah penting untuk mendapatkan perlindungan hukum yang kuat.

Downloads

Published

2022-12-25

Issue

Section

Articles