MENGANALISIS PROBLEMATIKA SCAMMING MERK DI APLIKASI SHOPEE

Authors

  • Febryan Uneputty Universitas Kristen Duta Wacana
  • Yusuf kiko marcho Kiwak Universitas Kristen Duta Wacana
  • Agustinus Denisius Yeoyanan Universitas Kristen Duta Wacana
  • Ariel Salenussa Universitas Kristen Duta Wacana
  • Riswandi Univ. Widya Mataram

Abstract

Perdabapan manusia terus berkembang dan mau tidak mau hukum harus mengikuti, berikut segenap penegak hukumnya. Pada masa teknologi internet ini, dunia bisni secara cepat merespon dengan memanfaatkannya, bahkan bisa dikatakan hukum justru kalah cepat. Salah satu tindak pidana modern di era teknologi internet adalah scamming, yang menyasar para pelaku bisnis, secara konvensional modus ini seperti penipuan (KUHP). Menurut PP No. 71 Tahun 2019, Pasal 23 ayat 1  “Penyelenggara system elektronik wajib melakukan pengamanan terhadap komponen Sistem Elektronik”, namun faktanya sampai saat ini masih saja terjadi scamming yang sebenarnya merupakan kewajiban penyelanggara elektronik untuk mengamankannya. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian  hukum normatif, berdasarkan norma hukum dikaitkan upaya untuk mengetahui bagaimana permasalahan scamming merek ini dapat diatasi oleh adanya berbagai peraturan perundang – undangan yang ada, sehingga hal ini juga bisa menjadi alat bantu bagi para pelaku usaha atau pebisnis untuk melindungi setiap hak – hak yang dimiliki jika ditinjau dari penggunaan merek dagang. Scamming masih saja terjadi dan beberapa masyarakat enggan melaporkan meski menjadi korban, disisi lain negara tetap wajib menenanggakam atura agar para pebisnis penyelenggara media elektronik senantiasi meningkatkan upaya perlindungan kepada konsumennya, karena ini menyangkut kelangsungan bisnis dan kepercayaan konsumen terhadap pebisnis.

Kata kunci: scamming, merk, aplikasi, konsumen, perlindungan hukum

Downloads

Published

2024-01-11

Issue

Section

Articles